Dibalik Tahu Tempe
Kacang kedelai yang telah membudaya menjadi santapan sehari-hari rakyat telah diobok-obok sehingga harganya naik. Kacang kedelai impor yang harganya lebih murah dan bermutu tinggi dan menjadi bahan baku utama perajin tahu tempe, kini makin mahal akibat langkanya barang tersebut. Pada pedagang tahu tempe pun turun ke DPR untuk demo atas kenaikan harga ini.
Sebaliknya, Kacang kedelai lokal bukannya mendapat untung, tapi semakin merugi. Mereka pun berdemo juga, akibat dari tidak diliriknya kacang kedelai lokal. Mutunya yang jelek semakin membuat petani kacang kedelai rugi setiap panen. Laba mereka tipis.
This is caused by :
1. Pemerintah yang tidak mendukung dan memperhatikan petani tradisional , membiarkan mereka menghadapi perdagangan bebas
2. Dampak Perdagangan bebas
3. Bibit kacang kedelai lokal yang kurang bagus. IPB dimanakah posisimu?
4. Teknologi pertanian Indonesia yang tidak pernah dimodernisasi, tapi dibiarkan sendiri terpuruk,
5. Banyaknya lulusan IPB yang menyeleweng kerja di sektor non pertanian. Gengsi nih ye?
Oo Pileuleuyan nasib kedelai dan petani bangsaku...






